TATA CARA PUASA DALAM TIRAKAT KEILMUAN

 TATA CARA PUASA DALAM TIRAKAT KEILMUAN

Dalam sebuah kitab kejawen ada wejangan dari Kanjeng Sunan

Kalijaga (Wali di Tanah Jawa yang tersohor ke-Ilmuannya di antara

Wali Songo) memberi anjuran bahwa lelaku tirakat yang

membutuhkan persyaratan selama 40 hari dan setahun tersebut dapat

diringkas menjadi lelaku tirakat yang hanya cukup 3 hari, sehingga

tidak mengganggu ibadah yang lebih wajib untuk dilaksanakan.

Artinya, lelaku tirakat 3 hari sama dengan lelaku tirakat selama 40

hari, dengan catatan harus pandai-pandai memilih waktu yang 3 hari

tersebut jumlah neptu ke tiga hari tersebut harus 40.

Pilih hari = Kamis Legi, Jum'at Kliwon, dan Sabtu Pahing (Jumlah

neptu 40)

Pilih hari = Jum'at Paing, Sabtu Pon, dan Minggu Wage (Jumlah

neptu 40)

Pilih hari Sabtu Kliwon, Minggu Legi, dan Senin Pahing (Jumlah

neptu 40)

Pilih hari Selasa Kliwon, Rabu Legi, dan Kamis Pahing (Jumlah

neptu 40)

Pilih hari = Rabu Pon, Kamis Wage, dan Jum'at Kliwon (Jumlah

neptu 40)

Hari-hari pada ke lima nomor tersebut, dapat dipilih salah satu sesuai

dengan kebutuhan waktu lelaku tirakat untuk menjalankan

penyelarasan keilmuan yang ada di dalam modul ini. Apabila anda

melaksanakan lelaku tepat pada hari-hari yang ada di dalam daftar

tersebut, sama saja anda telah melaksanakan lelaku selama 40 hari.

Jalankan semua amalan dalam modul ini disertai puasa dengan

diawali pada hari yang sudah saya sebutkan diatas, atau boleh diawali

pada Hari Weton (hari kelahiran), apabila terdapat amalan yang perlu

diwirid hingga 7 malam, maka laksanakan puasa cukup 3 hari saja

pada hari ke 4 dst.. tinggal wirid saja tanpa puasa.

MOHON SELALU DIINGAT PADA SAAT WIRID

PENYELARASAN/PENYATUAN/PENGGUNAAN KEILMUAN HARUS

MENJAGA KONSENTRASI DAN KHUSUK 100% (KUNCI

KEBERHASILAN DALAM MENGUASAI KEILMUAN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KILAT LANGIT SUNAN GUNUNG JATI⚜

ASMA KABUT BADAI ALAM PAMUNGKAS